Google Cloud Identity membantu transisi organisasi menuju ruang kerja digital dengan keamanan berstandar Google dan kemudahan

Cloud Identity adalah platform manajemen identitas, akses, dan perangkat (IAM/EMM) yang membantu organisasi memaksimalkan efisiensi pengguna dan TI, melindungi data perusahaan dengan keamanan berstandar Google, dan transisi menuju ruang kerja digital sesuai kemampuan mereka. 

Logo Google Cloud Identity

Kelola akses ke akun Dropbox Business ketika karyawan bergabung dengan organisasi, berganti peran, atau keluar. Dengan single sign-on (SSO), pengguna dapat mengakses akun Dropbox mereka menggunakan kredensial login Google dan tetap terlindungi oleh autentikasi multifaktor (MFA), yang meliputi aplikasi Google Authenticator dan Titan Security Keys.

  • Manajemen masa aktif pengguna. Kelola pengguna dan tim di direktori berbasis cloud Google Cloud Identity untuk memberikan dan menghentikan akses ke akun Dropbox Business ketika karyawan bergabung dengan perusahaan, berganti peran, atau keluar.
  • Single sign-on. Tingkatkan kemudahan dan keamanan dengan mengizinkan pengguna untuk mengakses Dropbox Business dan aplikasi lain menggunakan kredensial login Google yang sama milik mereka. Fitur ini mendukung ratusan aplikasi SAML 2.0 dan OpenID Connect yang telah terintegrasi serta aplikasi khusus yang menggunakan Cloud Identity sebagai penyedia identitas.
  • Keamanan akun. Tingkatkan keamanan pengguna Dropbox Business dengan metode verifikasi 2 langkah, seperti aplikasi Google Authenticator dan Titan Security Keys.
  • Manajemen perangkat. Tambahkan lapisan keamanan tambahan untuk Dropbox Business dengan mengelola perangkat Android, iOS, Browser Chrome, dan perangkat desktop lain milik karyawan dari sebuah konsol pusat. Aktifkan pengunci layar atau kode sandi, hapus data perusahaan, lihat dan cari perangkat, dan ekspor rincian dengan lancar.
  • Pelaporan dan analitik. Pantau kondisi keamanan dan kepatuhan melalui pelaporan dan audit, yang meliputi visibilitas ke login Dropbox Business dan penggunaan aplikasi pihak ketiga, dan peringatan mengenai aktivitas yang mencurigakan.