Pelanggan / InVision

Sorotan Pelanggan InVision

Perusahaan perangkat lunak desain memanfaatkan Dropbox Business untuk berkolaborasi lebih aman dan efisien, sehingga mereka dapat berkembang di tingkat global.

TANTANGAN

Memenuhi kebutuhan bisnis yang terus berubah

Aplikasi InVision adalah alat bantu perupapurwa yang digunakan oleh merek-merek besar di dunia, seperti Sony dan Nike, untuk membantu mengubah ide-ide produk lebih cepat dari konsep yang samar menjadi produk yang berhasil. Meski perangkat lunak itu sendiri merupakan alat bantu yang unggul, sebagian besar daya tariknya ada pada kemampuannya berintegrasi dengan aplikasi populer lainnya, termasuk Dropbox.  Pelanggan InVision dapat menghubungkan aset mereka di akun Dropbox, dan memasukkan perubahan terbaru secara otomatis ke dalam purwarupa InVision mereka. Mengingat ikatan perusahaan ini dengan Dropbox, tidak heran jika di masa awal InVision mengandalkan akun Dropbox pribadi untuk berkolaborasi. Namun kebutuhan untuk mengelola dan mengamankan banyak akun secara efektif menjadi lebih penting seiring dengan berkembangnya tim dari hanya beberapa karyawan di New York City menjadi sebuah tim yang lebih besar yang tersebar dengan pimpinan produknya berada di Inggris. “Orang-orang mengelola langganan mereka sendiri,” ujar Shalom Weberman, Manajer Operasi InVision. “Jika seseorang memutuskan untuk pindah ke perusahaan lain, akun dan data akan mereka bawa.”

“Dropbox Business pastinya memudahkan banyak hal saat kami dapat mensentralisasikan akun. Penggunaan dana kami jadi lebih cerdas. Kami telah berkembang pesat dan beban saya banyak berkurang.

Shalom Weberman, Manajer Operasi

SOLUSI

Merancang ulang aliran kerja

Dengan Dropbox Business, kini karyawan lebih mudah berkolaborasi karena semua orang memiliki akun perusahaan. Karena tim produk dan desain utamanya berkomunikasi melalui Slack, integrasi aplikasi pesan ini dengan Dropbox Business memungkinkan pengguna mengambil file Photoshop dan Sketch dari Dropbox secara langsung ke dalam obrolan. “Produk secara konstan mengirim pesan kepada pengembang kami dan mengatakan, ‘Oh, Dokumen Photoshop sudah diperbarui,’ dan mereka sudah tahu file mana yang kami bicarakan karena sudah disebut sebelumnya sebagai tautan Dropbox,” ujar Billy Kiely, Wakil Presiden Bagian Produk. Weberman mengatakan bahwa karyawan lain yang utamanya bekerja dengan Microsoft Office mengandalkan emblem Dropbox. Fitur ini memungkinkan pengguna berbagi file dan memperbarui ke versi terakhir saat orang lain membuat perubahan, semuanya di dalam Office. “Saya bekerja dengan beberapa anggota tim keuangan yang berbeda, dan daripada bolak-balik mengirim spreadsheet Excel, kami dapat berkolaborasi pada waktu yang bersamaan,” katanya. Dropbox Business telah memudahkan InVision dalam mensentralisasikan dan memantau data penting perusahaan. Weberman mengatakan bahwa pimpinan dapat dengan mudah menambahkan karyawan baru sekaligus dan menerapkan keamanan yang lebih ketat pada file desain pelanggan dengan mengaktifkan fitur seperti autentikasi dua faktor. “Keharusan menggunakan kode akses tambahan itu membuat perangkat kami jadi lebih aman, dan itu penting mengingat seluruh karyawan kami yang tersebar,” ujar Weberman.

“Saya menyimpan semua file komputer saya di Dropbox. Saya tahu bahwa saya dapat mengaksesnya di perangkat mana saja.”

Billy Kiely, Wakil Presiden Bagian Produk

HASIL

Mengehemat waktu dan sumber daya

Dropbox Business membantu karyawan InVision bekerja lebih tertata, ujar Kiely. Pengguna perorangan menyukai fakta bahwa versi file tanpa batas dan pemulihan penghapusan sangat menghemat waktu jika ada file terhapus. “Kini karena semuanya ada di dalam Dropbox, saya tidak khawatir akan menimpa atau menghapus sesuatu,” kata Kiely. “Saya dapat selalu kembali dan mengambil versi sebelumnya.” Dropbox Business membantu tim produk dan desain mengimbangi tuntutan yang semakin besar akan produk InVision. “Saya tahu saya bisa bangun di pagi hari di Inggris dan membuka folder bersama dan mengambil dokumen yang diperlukan, tanpa harus menunggu orang dari AS online belakangan,” kata Andrew Cullen, Pimpinan Desainer Produk. Yang terpenting, Dropbox Business telah memungkinkan karyawan InVision mencapai tujuan yang sama — memproses produk lebih cepat — yang dijanjikan produk InVision kepada pelanggan desainnya. “Berkolaborasi pada dokumen yang sama di Dropbox semakin memudahkan banyak hal, dan sangat menghemat waktu kami,” kata Weberman.