Pelanggan / Vita Coco
Play video

Vita Coco menghadirkan air kelapa segar bagi seluruh dunia dengan bantuan Dropbox Business

Vita Coco adalah larutan kelapa alami kaya elektrolit yang saat ini dijual di 13 negara di seluruh dunia. Dengan memetik, memecahkan, dan mengemas langsung kelapa di sumbernya, Vita Coco menjaga kualitas tinggi dan menjadi yang terdepan dalam kategori air kelapa, memimpin 60 persen dari penguasaan pasar.

Mencobanya

Sebagai bagian dari komitmennya untuk menyediakan produk sesegar mungkin, Vita Coco menerapkan protokol ketat untuk yang mengemas air kelapanya dalam waktu maksimal 72 jam sejak buah dipetik. Walaupun staf perusahaan telah tumbuh dari hanya dua lusin kurang karyawan pada lima tahun lalu menjadi 250 orang di seluruh dunia sekarang, perusahaan masih berupaya keras menjalankan pengoperasian yang ramping namun berefisiensi tinggi. Setiap orang yang bekerja memiliki fungsi yang sangat spesifik dalam proses petik-kemas-jual, dan setiap teknologi yang perusahaan gunakan harus berfungsi mendukung hal ini.

Agar semua karyawan senantiasa terhubung, perusahaan mengupayakan segala hal mulai dari drive jaringan, hard drive yang bisa dipindahkan, hingga aplikasi berbagi file. Namun menurut Direktur Pemasaran Merek Brian Olney, "Banyak karyawan tidak menggunakan alat-alat tersebut karena tidak terlalu mendukung aliran kerja yang pas."

Tidak lama kemudian karyawan Vita Coco sudah mulai mencari alternatif yang lebih andal — menggunakan Dropbox untuk berbagi file dengan satu sama lain. Untuk memberdayakan anggota staf dengan jenis teknologi yang mereka inginkan, dan masih memegang kendali atas konten seperti strategi merek dan inovasi masa depan, Vita Coco memutuskan menjalankan Dropbox Business dan menetapkan tingkat akses berbeda untuk tim berbeda di seluruh perusahaan.

"Variasi kemasan kami ada ratusan. Taruhannya sangat besar bagi kami, dan kami sepenuhnya tanpa ragu percaya pada Dropbox Business."

Mempertahankan produksi di seluruh dunia

Produksi air kelapa Vita Coco melibatkan keseimbangan kolaborasi yang rumit di antara orang-orang di seluruh dunia. Kantor pusat perusahaan berada di New York, London, dan Singapura, dengan dukungan tambahan di Jepang, Korea Selatan, Prancis, dan AS, namun kelapanya berasal dari lokasi, seperti Brasil dan Indonesia. Agar pengoperasian berjalan lancar dan cepat di semua zona waktu, Vita Coco mengandalkan Dropbox Business.

Dropbox memastikan semua orang terinformasi selama tahap produksi yang penting, seperti pengembangan pengemasan produk. Karena kelapa perusahaan berasal dari pantai yang berbeda, informasi nutrisi juga berbeda-beda dan harus disesuaikan menurut masing-masing label daerah. Sewaktu desainer menyesuaikan data label, mereka menggunakan tautan Dropbox untuk berbagi file PDF untuk persetujuan. Tim pemasaran dan produksi meninjau desain kemasan, melakukan perubahan yang dibutuhkan, lalu file dikirimkan ke mitra pembuat pihak ketiga di Jerman atau Singapura — lagi-lagi, melalui Dropbox. Seperti kata Olney, "Kami memiliki ratusan variasi kemasan. Taruhannya sangat besar bagi kami, dan tanpa ragu kami percaya pada Dropbox Business sepenuhnya."

Kelancaran penjualan

Ketika tiba waktunya untuk menyalurkan Vita Coco ke lebih banyak pengecer, Dropbox Business juga memainkan peranan penting. Bagian penjualan perusahaan sebelumnya terbiasa mengandalkan dokumen tercetak dan buku catatan untuk menyampaikan dan mengumpulkan informasi dari calon distributor. Sekarang dengan adanya Dropbox, tenaga pemasaran dapat bekerja lebih cepat dan rapi dengan menggunakan iPad untuk mengambil dan menampilkan detail produk secara spontan. "Dropbox Business membantu kami mendorong informasi ke tenaga pemasaran dengan cepat dan efisien," ujar Olney. "Mereka segera bisa menyampaikan seperti apa tampilannya, mengapa toko cocok membelinya, dan bagaimana produk tersebut dapat mendongkrak penjualan."

Akses langsung ke bahan pemasaran adalah bagian penting dari usaha ini. "Kami menggunakan Dropbox Business sebagai sistem untuk menyimpan semua karya kreatif — karya seni berlapis, file-file aktual yang sedang dikerjakan tim desain kami, penanganan cetakan percobaan," tutur Olney. "Ketika kami memiliki gambar terbaru Kourtney Kardashian yang sedang minum Vita Coco, bagian penjualan kami sekarang dapat mengambilnya dari Dropbox dan menggunakannya di lapangan."