Perusahaan audio menggunakan Dropbox Business sebagai ruang kerja kolaborasi untuk rekan kerja diberbagai penjuru dunia, mempermudah untuk meningkatkan kreativitas.

Hasil Utama Libratone

Proses masuk dan manajemen pengguna yang sederhana

Memaksimalkan produktivitas di seluruh sumber daya manusia mobile

Teknologi yang berevolusi seiring kebutuhan perusahaan yang terus berubah

Tantangan

Dimulai dari nada tinggi

Libratone diluncurkan sebagai perusahaan pada tahun 2009 dengan tujuan untuk memproduksi peralatan audio untuk dunia musik digital modern. Untuk melakukannya, perusahaan membutuhkan infrastruktur teknologi yang memang dibangun untuk dunia modern. Solusi awan tampaknya merupakan opsi yang sempurna untuk startup muda, karena solusi tersebut tidak membatasi pengguna, tidak membutuhkan dukungan TI, atau membutuhkan investasi yang besar.Ketika pendiri Libratone menjelajahi layanan yang tersedia, mereka menemukan Dropbox dan segera sadar bahwa mereka telah menemukan teknologi yang cocok dengan kebutuhan mereka. Menurut Tommy Andersen, Co-Founder dan CEO Libratone, “Dropbox dipilih dari hari pertama kami sebagai tulang punggung infrastruktur kami. Dan Dropbox dulu — hingga sekarang — adalah pemimpin di dunia cloud, dan itu yang membuatnya sebagai pilihan yang jelas. Dropbox memungkinkan kami untuk meminimalkan layanan internal dan mengoptimalkan dukungan untuk pengguna kami, dan harga bayar-sesuai-kebutuhan sangat ideal bagi startup.”

”Dropbox dipilih dari hari pertama kami sebagai tulang punggung infrastruktur kami. Dan Dropbox dulu — hingga sekarang — adalah pemimpin di dunia cloud, dan itu yang membuatnya sebagai pilihan yang jelas.

Tommy Andersen, Co-Founder dan CEO, Libratone

Solusi

Dimulai dari nada tinggi

Libratone diluncurkan sebagai perusahaan pada tahun 2009 dengan tujuan untuk memproduksi peralatan audio untuk dunia musik digital modern. Untuk melakukannya, perusahaan membutuhkan infrastruktur teknologi yang memang dibangun untuk dunia modern. Solusi awan tampaknya merupakan opsi yang sempurna untuk startup muda, karena solusi tersebut tidak membatasi pengguna, tidak membutuhkan dukungan TI, atau membutuhkan investasi yang besar.Ketika pendiri Libratone menjelajahi layanan yang tersedia, mereka menemukan Dropbox dan segera sadar bahwa mereka telah menemukan teknologi yang cocok dengan kebutuhan mereka. Menurut Tommy Andersen, Co-Founder dan CEO Libratone, “Dropbox dipilih dari hari pertama kami sebagai tulang punggung infrastruktur kami. Dan Dropbox dulu — hingga sekarang — adalah pemimpin di dunia cloud, dan itu yang membuatnya sebagai pilihan yang jelas. Dropbox memungkinkan kami untuk meminimalkan layanan internal dan mengoptimalkan dukungan untuk pengguna kami, dan harga bayar-sesuai-kebutuhan sangat ideal bagi startup.”

“Dropbox Business menawarkan cara mudah untuk berbagi informasi dan memastikan produktivitas. Dropbox telah menjadi bagian integral cara kami berinteraksi dengan data, kami bahkan lupa ada Dropbox di sana!”

Tommy Andersen, Co-Founder dan CEO, Libratone

Hasil-Hasil

Mengelola kegiatan berbagi secara mobile, di berbagai penjuru dunia

Sejak awal, Libratone memiliki basis karyawan di berbagai lokasi di Eropa, Asia, dan Amerika Utara. Ketika riset dan pengembangan serta penciptaan kekayaan intelektual ditangani internal di Kopenhagen, hampir semua produksi dilangsungkan di Asia — membutuhkan penyimpanan data yang aman serta selalu tersedia ke semua pihak di benua lainnya. “Kami memiliki sekitar 15-20 orang di kantor secara teratur, dan sisanya bekerja jarak jauh,” menurut Andersen. “Dropbox Business menghubungkan staf kami dan memungkinkan kami untuk menangani berbagai hal dengan mitra di luar perusahaan.” Tim riset dan pengembangan Libratone menggunakan Dropbox Business sebagai ruang kerja kolaborasi untuk detail produk, seperti akustik dan mekanik ponsel. Karyawan yang mengelola paten mengandalkan Dropbox untuk berbagi informasi dengan mitra legal eksternal. Dan staf Libratone dan produksi menggunakan Dropbox untuk bertukar spesifikasi produk dan melacak data dari peralatan produksi yang sebenarnya. Menurut Andersen, "Memang, semuanya ditempatkan di Dropbox — dari file terkecil hingga yang memiliki banyak data. Dropbox Business menawarkan cara mudah untuk berbagi informasi dan memastikan produktivitas. Dropbox telah menjadi bagian integral cara kami berinteraksi dengan data, kami bahkan lupa ada Dropbox di sana.” Dropbox Business juga merupakan bagian penting dari proses penualan Libratone. Sebagai kelompok paling mobile di Libratone, tim penjualan dan pemasaran bergantung pada Dropbox Business dalam rapat di tempat bersama para importir, distributor, dan pengecer — termasuk Apple dan toko elektronik konsumen lainnya. “Eksekutif penjualan kami harus bisa mengakses data tanpa kecuali, dari iPhone atau iPad mereka,” tambah Andersen. "Dropbox Business memungkinkan mereka untuk melakukannya."

Solusi berbagi dan penyimpanan terbaik untuk bisnis Anda