Shoes of Prey memungkinkan wanita mendesain dan memesan sepatu idaman mereka sesuai permintaan, sambil menjaga proses produksi berjalan lancar dengan bantuan Dropbox Business.

Hasil-Hasil Utama Shoes of Prey

Berbagi foto dan file Humas berukuran besar dengan mudah

Proses pesan lebih lancar

Penyimpanan aman untuk pekerjaan lama dan baru

Tantangan

Melangkah stabil dengan tepat

Ketika pendiri Shoes of Prey mulai melangkah untuk membuka toko online sepatu wanita sesuai pesanan, mereka menyadari bahwa proses yang menyenangkan, desain dan pesanan yang mudah dilakukan, akan menjadi hal terpenting untuk kesuksesan mereka. Biasanya dalam langkah pembuatan sepatu—memilih bentuk, warna, ukuran dan bahan— dirahasiakan, namun perusahaan ingin proses di belakang layar ini menjadi transparan.Dengan berkembangnya bisnis dari kantor pusat di Sydney, Shoes of Prey mengandalkan Dropbox untuk berbagi dan mencadangkan file-file penting, seperti model 3D, foto produk, dan dokumen perusahaan, namun tak lama terbukti bahwa aplikasi ini dapat mengefisiensikan alur kerja yang cacat. Sebagai Rekan Pendiri dan Rekan-CEO Mike Knapp mengingat, “Sebelum kami membuat semuanya serba digital, terkadang orang-orang memakai kembali dan menggunakan bagian belakang kertas untuk mencetak pesanan. Tetapi ketika menjadi tidak jelas bagian mana yang merupakan pesanan, kami sering akhirnya salah membuat sepatu. Benar-benar berantakan.”

“Kami memiliki pegawai di mana saja mulai dari Tokyo sampai Manila hingga New York sampai LA. Akses file perangkat seluler sangat penting khususnya jika kami tanpa sengaja lupa presentasi atau butuh file sewaktu dalam perjalanan. Dropbox Business menjadi penolong. Saya rasa kami tidak mungkin melakukan apa yang kami lakukan sekarang tanpanya.”

Solusi

Pesanan Dunia Baru

Perusahaan beralih ke Dropbox Business dan menunjukkan cara-cara di mana aplikasi ini dapat membantu mendukung efisiensi kegiatan. Kini, misalnya, ketika pesanan baru masuk, situs web otomatis menempatkan permintaan ini di folder Dropbox yang dikhususkan. Ketika sepatu siap dikirimkan ke pelanggan, fotonya disimpan di folder Dropbox lainnya. Di sini, situs web Shoes of Prey mengunggah foto ini ke dalam akun online pelanggan, dan di saat bersamaan mengirimkan email sehingga penerima dapat melihat sepatunya sebelum datang. “Dropbox Business digunakan untuk mengelola bagian-bagian bisnis yang sangat penting,” kata Knapp. Selain berperan utama dalam pemenuhan pesanan, Dropbox Business juga melayani sebagai pusat pemberitaan untuk foto dan rilis pers yang dibagikan kepada para wartawan dan rekan eksternal. Knapp berujar, “Dropbox Business telah memberikan dukungan besar untuk aktivitas Humas. Ketimbang mencoba mengirimkan email dan melampirkan gambar-gambar beresolusi tinggi, kita dapat meletakkannya ke dalam folder dan membagikan tautannya. Ini jauh lebih mudah.”

“Dropbox Business membuat hidup lebih mudah bagi pakar perangkat lunak kami karena API-nya. Kami tidak perlu membuat titik-titik pengumpulan khusus untuk file untuk dirutekan dengan tepat -- Dropbox sudah melakukannya.”

Hasil-Hasil

Pengoperfasian global yang luar biasa

Dengan tenaga kerja yang sangat tersebar, dan kantor pusat yang berada di Los Angeles, Shoes of Prey mengandalkan Dropbox Business untuk akses berkesinambungan ke file-filer yang membuat perusahaan terus beroperasi. “Kami memiliki pegawai di mana saja mulai dari Tokyo sampai Manila hingga New York sampai LA,” kata Knapp. “Akses file perangkat seluler sangat penting khususnya jika kami tanpa sengaja lupa presentasi atau butuh file sewaktu dalam perjalanan. Dropbox Business menjadi penolong. Saya tidak merasa apa yang kami lakukan bisa terwujud tanpanya.”Dengan membantu Shoes of Prey untuk beroperasi seefisien mungkin di seluruh penjuru dunia, Dropbox Business memainkan peranan penting dalam menghadirkan alas kaki "idaman" kepada penggemar sepatu di seluruh dunia.