Sebuah universitas global terkemuka menggunakan Dropbox untuk mempercepat proses penelitian dan menghubungkan para akademisi melalui sebuah platform kolaborasi tunggal

Hasil utama di University of Sydney

Satu platform untuk berkolaborasi dalam penelitian

Visibilitas dan kontrol yang lebih baik terhadap data penelitian

Kemudahan berbagi dengan pihak luar

Tantangan

Berkolaborasi dengan aman dalam penelitian berkelas dunia dan mengurangi fragmentasi platform penyimpanan data

University of Sydney adalah tempat berkumpulnya para cendekiawan dalam penelitian multidisiplin. Sebagai universitas pertama di Australia yang didirikan tahun 1850, universitas ini kini menduduki peringkat pertama dari 100 universitas terbaik di dunia. Meskipun kampus utamanya berada di Sydney, universitas ini memiliki 10 kampus lain di seluruh negeri—hingga ke penjuru Great Barrier Reef—dan terhubung dengan lembaga mitra di seluruh dunia. 

University of Sydney pernah menghadapi suatu tantangan yang terus berubah untuk mengurangi fragmentasi platform penyimpanan data. Meskipun telah terdapat sebuah solusi berbagi file, solusi ini tidak banyak digunakan oleh para staf, terutama di kalangan tim penelitian. Sebaliknya, pihak universitas mendapati bahwa para peneliti menggunakan akun Dropbox mereka sendiri untuk berbagi informasi, dan hal ini segera menjadi standar untuk penelitian dan kolaborasi di universitas tersebut.

Meskipun penggunaan Dropbox baik untuk produktivitas, hal ini menimbulkan kurangnya tata kelola dan pengawasan terhadap data penelitian—dan ini merupakan risiko bagi pihak universitas. Universitas membutuhkan sebuah platform yang memiliki dukungan luas dan ramah pengguna untuk mendukung kolaborasi antara staf dan mahasiswa—serta dengan pihak-pihak eksternal di seluruh dunia. Maka, universitas ini beralih ke Dropbox.

"Kolaborasi sangat penting bagi kesuksesan kami sebagai sebuah universitas. Teknologi dan inovasi digital merupakan kunci pengalaman belajar yang unik yang diberikan di University of Sydney. Ketika staf kami melaksanakan penelitian multidisiplin, mereka semakin perlu berkoordinasi dengan berbagai bidang di universitas. Dropbox mempercepat proses ini."

Solusi

Sebuah platform tunggal yang aman untuk mendukung kolaborasi penelitian 

Pemasangan Dropbox memungkinkan transformasi universitas untuk semua tim penelitian, badan mahasiswa, dan dosen. Universitas tersebut kini memiliki sebuah platform yang terpusat untuk menyimpan data dan penelitian, yang dapat diakses dengan mudah oleh setiap orang, di perangkat apa pun, dan dari mana pun di seluruh dunia.

"Skalabilitasnya dan kemudahan penggunaannya adalah faktor utama yang membuat kami menyediakan Dropbox untuk semua orang di universitas. Kami ingin memberikan pilihan kolaborasi yang terbaik untuk staf dan mahasiswa kami, agar mereka bisa berfokus pada pekerjaan mereka yang penting, dan Dropbox benar-benar cocok untuk tujuan ini."

Hasil

Proses penelitian yang lebih cepat

Setelah menggunakan Dropbox, University of Sydney melihat berkurangnya kebutuhan akan pelatihan TI, karena staf dan mahasiswa menggunakan teknologi yang telah mereka kenal. Dengan menggunakan Dropbox, tata kelola juga menjadi lebih sederhana, sehingga memberi tim TI pengawasan yang menyeluruh terhadap aktivitas.

Selain itu, dengan menggunakan Dropbox sebagai platform kolaborasi yang terbaik di kelasnya, para peneliti di University of Sydney telah mempercepat kolaborasi di antara staf dan mahasiswa—serta dengan pihak eksternal di seluruh dunia.