Lakukan lebih banyak dengan Dropbox Plus

Dropbox adalah tempat yang sederhana dan berdaya guna untuk foto, video, dokumen, dan file lainnya. File Anda aman dan bisa diakses di mana pun Anda berada.

Pilih paket

Pilih paket dan harga di langkah berikut

Semua file Anda, di mana saja

Dropbox Plus adalah satu tempat untuk menyimpan semua file pekerjaan dan pribadi Anda. Dengan ruang 1 TB (1.000 GB), sinkronisasi tanpa tandingan, dan akses offline pada semua perangkat, semuanya tetap tersedia kapan dan di mana saja Anda membutuhkannya.

Amankan file Anda

Jika terjadi sesuatu pada komputer, ponsel, atau tablet Anda, semua file akan tetap aman di Dropbox. Anda bahkan bisa menghapus folder Dropbox dari perangkat yang dicuri.

Jutaan orang menggunakan Dropbox Plus untuk pekerjaan dan urusan sehari-hari

Berikut beberapa contohnya:

Heather Day, Seniman
Elias Weiss Friedman, Fotografer

Heather Day, Seniman

Heather Day pelukis abstrak yang bekerja di Oakland, California. Dia menggunakan Dropbox untuk membagikan karyanya ke beberapa galeri dan klien untuk berkolaborasi dalam proyek dengan desainer lainnya. Anda bisa menemukan karyanya di heatherdayart.com

“Sebelum Dropbox Plus, alur kerja saya cukup rumit. Saya menggunakan Dropbox setiap hari sekarang, dan ini menjadikan saya lebih produktif — saya menggunakannya untuk membagikan foto lukisan terbaru, daftar harga, dan file desain yang berukuran besar. Tidak perlu merunut balik, dan saya tidak pernah harus mengirim ulang file — saya hanya tinggal memperbarui foto di Dropbox, dan semua orang pun memiliki versi terbaru.”

Kredit foto: Kathryn Rummel

Elias Weiss Friedman, Fotografer

Elias Weiss Friedman ingin memiliki anjing, kemudian dia memulai The Dogist: serial dokumenter foto tentang keindahan anjing. Sejak dia meluncurkan proyek ini pada Oktober 2013, dia telah menarik hampir 200 ribu pengikut di seluruh platform dan ditampilkan dalam berbagai publikasi seperti Buzzfeed, Cosmopolitan, dan Today.com. Dia menggunakan Dropbox Plus untuk menyimpan dan membagikan fotonya.

“Dropbox Plus merupakan jembatan saya antara ruang redaksi dan media sosial. Dropbox sederhana dan bersahaja, dan bekerja di mana saja saya berada. Semua fotografer yang membagikan karyanya secara rutin harus memilikinya."

Delphine Hirasuna, Author

Heather Day, Seniman

Heather Day pelukis abstrak yang bekerja di Oakland, California. Dia menggunakan Dropbox untuk membagikan karyanya ke beberapa galeri dan klien untuk berkolaborasi dalam proyek dengan desainer lainnya. Anda bisa menemukan karyanya di heatherdayart.com

“Sebelum Dropbox Plus, alur kerja saya cukup rumit. Saya menggunakan Dropbox setiap hari sekarang, dan ini menjadikan saya lebih produktif — saya menggunakannya untuk membagikan foto lukisan terbaru, daftar harga, dan file desain yang berukuran besar. Tidak perlu merunut balik, dan saya tidak pernah harus mengirim ulang file — saya hanya tinggal memperbarui foto di Dropbox, dan semua orang pun memiliki versi terbaru.”

Kredit foto: Kathryn Rummel

Elias Weiss Friedman, Fotografer

Elias Weiss Friedman ingin memiliki anjing, kemudian dia memulai The Dogist: serial dokumenter foto tentang keindahan anjing. Sejak dia meluncurkan proyek ini pada Oktober 2013, dia telah menarik hampir 200 ribu pengikut di seluruh platform dan ditampilkan dalam berbagai publikasi seperti Buzzfeed, Cosmopolitan, dan Today.com. Dia menggunakan Dropbox Plus untuk menyimpan dan membagikan fotonya.

“Dropbox Plus merupakan jembatan saya antara ruang redaksi dan media sosial. Dropbox sederhana dan bersahaja, dan bekerja di mana saja saya berada. Semua fotografer yang membagikan karyanya secara rutin harus memilikinya."

Delphine Hirasuna, Author

Delphine Hirasuna penyunting @Issue: Journal of Business and Design, dan penulis The Art of Gaman, buku yang mengeksplorasi seni dan kerajinan yang dibuat oleh para tahanan kamp penahanan Jepang Amerika selama Perang Dunia ke-2. The Art of Gaman kemudian ditampilkan dalam pameran di museum Smithsonian dan museum lainnya di AS dan Jepang. Delphine menggunakan Dropbox Plus untuk berbagi foto dengan museum yang mengadakan pameran dan untuk terus melakukan riset, wawancara, dan menulis artikel untuk @Issue.

"Saya cenderung menghindari teknologi, tetapi saya sangat menyukai Dropbox. Saya menyimpan semuanya di Dropbox, dan saya senang karena bisa menggunakannya di mana saja. Saya seperti memiliki kantor berjalan di mana pun saya berada."

Edwin Vandevyver, Photographer

Delphine Hirasuna, Author

Delphine Hirasuna penyunting @Issue: Journal of Business and Design, dan penulis The Art of Gaman, buku yang mengeksplorasi seni dan kerajinan yang dibuat oleh para tahanan kamp penahanan Jepang Amerika selama Perang Dunia ke-2. The Art of Gaman kemudian ditampilkan dalam pameran di museum Smithsonian dan museum lainnya di AS dan Jepang. Delphine menggunakan Dropbox Plus untuk berbagi foto dengan museum yang mengadakan pameran dan untuk terus melakukan riset, wawancara, dan menulis artikel untuk @Issue.

"Saya cenderung menghindari teknologi, tetapi saya sangat menyukai Dropbox. Saya menyimpan semuanya di Dropbox, dan saya senang karena bisa menggunakannya di mana saja. Saya seperti memiliki kantor berjalan di mana pun saya berada."

Edwin Vandevyver, Photographer

Edwin Vandevyver fotografer pernikahan asal Belgia yang tinggal di Barcelona. Dia memotret acara pernikahan di Spanyol, Meksiko, Kosta Rika, dan Hong Kong. Dia dan timnya yang terdiri dari dua fotografer lain dapat melakukan pemotretan hingga lima pernikahan dalam satu akhir pekan. Edwin bekerja dengan seorang penyunting foto di Argentina, serta editor di Spanyol. Dia menggunakan Dropbox Plus untuk membagikan karyanya kepada klien.

"Saya sangat menyukai Dropbox Plus - inilah satu-satunya cara yang saya pakai untuk mengirim foto. Tanpa kendala dan sangat mudah digunakan. Saya cukup menyimpan semua di Dropbox, dan klien saya bisa segera menjelajah dan mengunduh foto tersebut di hari penting mereka, bahkan ketika mereka sedang berbulan madu di belahan dunia lainnya. ”

Katie Blanchet, Professor
Keegan DeWitt, Musician

Katie Blanchet, Professor

Katie Blanchet dosen sejarah di University of Minnesota. Dia membagi waktu antara riset dan mengajar, serta mengoordinasi pembagian materi dengan asisten riset dan ratusan mahasiswanya, dan semua dilakukannya melalui Dropbox Plus.

“Saya menggunakan Dropbox Plus untuk semuanya. Ketika saya sedang melakukan riset arsip dari Jerman ke Karibia, semuanya yang saya transkripsi atau foto langsung masuk ke Dropbox. Dengan demikian, asisten riset saya bisa langsung memulai menerjemahkannya, dan ketika saya kembali ke kantor saya, saya memiliki semua file yang saya perlukan telah tersedia, saya pun bisa melanjutkan pekerjaan saya tanpa interupsi."

Keegan DeWitt, Musician

Keegan DeWitt penggubah musik untuk film, seniman, dan bagian dari band Wild Cub. Dia menulis musik untuk film dokumenter pendek pemenang Penghargaan Oscar “Inocente”, telah mengantarkan empat film masuk ke Sundance selama dua tahun terakhir, dan baru-baru ini merilis album yang dipuji-puji kalangan kritikus dengan bandnya Wild Cub. Dia menggunakan Dropbox untuk menyimpan musik dan menjalankan bisnisnya.

Saya menghabiskan banyak waktu di jalan, jadi seringkali saya memulai satu karya musik baru di studio kemudian kami mengadakan tur dan saya akan memerlukan musik itu di laptop saya. Saya mensinkronisasi perpustakaan musik film saya ke Dropbox, sehingga saya bisa mengerjakan file yang sama di mana saja saya berada. ”

Kredit foto: Will Holland

Edwin Vandevyver, Photographer

Edwin Vandevyver fotografer pernikahan asal Belgia yang tinggal di Barcelona. Dia memotret acara pernikahan di Spanyol, Meksiko, Kosta Rika, dan Hong Kong. Dia dan timnya yang terdiri dari dua fotografer lain dapat melakukan pemotretan hingga lima pernikahan dalam satu akhir pekan. Edwin bekerja dengan seorang penyunting foto di Argentina, serta editor di Spanyol. Dia menggunakan Dropbox Plus untuk membagikan karyanya kepada klien.

"Saya sangat menyukai Dropbox Plus - inilah satu-satunya cara yang saya pakai untuk mengirim foto. Tanpa kendala dan sangat mudah digunakan. Saya cukup menyimpan semua di Dropbox, dan klien saya bisa segera menjelajah dan mengunduh foto tersebut di hari penting mereka, bahkan ketika mereka sedang berbulan madu di belahan dunia lainnya. ”

Katie Blanchet, Professor

Katie Blanchet dosen sejarah di University of Minnesota. Dia membagi waktu antara riset dan mengajar, serta mengoordinasi pembagian materi dengan asisten riset dan ratusan mahasiswanya, dan semua dilakukannya melalui Dropbox Plus.

“Saya menggunakan Dropbox Plus untuk semuanya. Ketika saya sedang melakukan riset arsip dari Jerman ke Karibia, semuanya yang saya transkripsi atau foto langsung masuk ke Dropbox. Dengan demikian, asisten riset saya bisa langsung memulai menerjemahkannya, dan ketika saya kembali ke kantor saya, saya memiliki semua file yang saya perlukan telah tersedia, saya pun bisa melanjutkan pekerjaan saya tanpa interupsi."

Keegan DeWitt, Musician

Keegan DeWitt penggubah musik untuk film, seniman, dan bagian dari band Wild Cub. Dia menulis musik untuk film dokumenter pendek pemenang Penghargaan Oscar “Inocente”, telah mengantarkan empat film masuk ke Sundance selama dua tahun terakhir, dan baru-baru ini merilis album yang dipuji-puji kalangan kritikus dengan bandnya Wild Cub. Dia menggunakan Dropbox untuk menyimpan musik dan menjalankan bisnisnya.

Saya menghabiskan banyak waktu di jalan, jadi seringkali saya memulai satu karya musik baru di studio kemudian kami mengadakan tur dan saya akan memerlukan musik itu di laptop saya. Saya mensinkronisasi perpustakaan musik film saya ke Dropbox, sehingga saya bisa mengerjakan file yang sama di mana saja saya berada. ”

Kredit foto: Will Holland

Ryan Hammer, Video Producer

Heather Day, Seniman

Heather Day pelukis abstrak yang bekerja di Oakland, California. Dia menggunakan Dropbox untuk membagikan karyanya ke beberapa galeri dan klien untuk berkolaborasi dalam proyek dengan desainer lainnya. Anda bisa menemukan karyanya di heatherdayart.com

“Sebelum Dropbox Plus, alur kerja saya cukup rumit. Saya menggunakan Dropbox setiap hari sekarang, dan ini menjadikan saya lebih produktif — saya menggunakannya untuk membagikan foto lukisan terbaru, daftar harga, dan file desain yang berukuran besar. Tidak perlu merunut balik, dan saya tidak pernah harus mengirim ulang file — saya hanya tinggal memperbarui foto di Dropbox, dan semua orang pun memiliki versi terbaru.”

Kredit foto: Kathryn Rummel

Elias Weiss Friedman, Fotografer

Elias Weiss Friedman ingin memiliki anjing, kemudian dia memulai The Dogist: serial dokumenter foto tentang keindahan anjing. Sejak dia meluncurkan proyek ini pada Oktober 2013, dia telah menarik hampir 200 ribu pengikut di seluruh platform dan ditampilkan dalam berbagai publikasi seperti Buzzfeed, Cosmopolitan, dan Today.com. Dia menggunakan Dropbox Plus untuk menyimpan dan membagikan fotonya.

“Dropbox Plus merupakan jembatan saya antara ruang redaksi dan media sosial. Dropbox sederhana dan bersahaja, dan bekerja di mana saja saya berada. Semua fotografer yang membagikan karyanya secara rutin harus memilikinya."

Delphine Hirasuna, Author

Delphine Hirasuna penyunting @Issue: Journal of Business and Design, dan penulis The Art of Gaman, buku yang mengeksplorasi seni dan kerajinan yang dibuat oleh para tahanan kamp penahanan Jepang Amerika selama Perang Dunia ke-2. The Art of Gaman kemudian ditampilkan dalam pameran di museum Smithsonian dan museum lainnya di AS dan Jepang. Delphine menggunakan Dropbox Plus untuk berbagi foto dengan museum yang mengadakan pameran dan untuk terus melakukan riset, wawancara, dan menulis artikel untuk @Issue.

"Saya cenderung menghindari teknologi, tetapi saya sangat menyukai Dropbox. Saya menyimpan semuanya di Dropbox, dan saya senang karena bisa menggunakannya di mana saja. Saya seperti memiliki kantor berjalan di mana pun saya berada."

Edwin Vandevyver, Photographer

Edwin Vandevyver fotografer pernikahan asal Belgia yang tinggal di Barcelona. Dia memotret acara pernikahan di Spanyol, Meksiko, Kosta Rika, dan Hong Kong. Dia dan timnya yang terdiri dari dua fotografer lain dapat melakukan pemotretan hingga lima pernikahan dalam satu akhir pekan. Edwin bekerja dengan seorang penyunting foto di Argentina, serta editor di Spanyol. Dia menggunakan Dropbox Plus untuk membagikan karyanya kepada klien.

"Saya sangat menyukai Dropbox Plus - inilah satu-satunya cara yang saya pakai untuk mengirim foto. Tanpa kendala dan sangat mudah digunakan. Saya cukup menyimpan semua di Dropbox, dan klien saya bisa segera menjelajah dan mengunduh foto tersebut di hari penting mereka, bahkan ketika mereka sedang berbulan madu di belahan dunia lainnya. ”

Katie Blanchet, Professor

Katie Blanchet dosen sejarah di University of Minnesota. Dia membagi waktu antara riset dan mengajar, serta mengoordinasi pembagian materi dengan asisten riset dan ratusan mahasiswanya, dan semua dilakukannya melalui Dropbox Plus.

“Saya menggunakan Dropbox Plus untuk semuanya. Ketika saya sedang melakukan riset arsip dari Jerman ke Karibia, semuanya yang saya transkripsi atau foto langsung masuk ke Dropbox. Dengan demikian, asisten riset saya bisa langsung memulai menerjemahkannya, dan ketika saya kembali ke kantor saya, saya memiliki semua file yang saya perlukan telah tersedia, saya pun bisa melanjutkan pekerjaan saya tanpa interupsi."

Keegan DeWitt, Musician

Keegan DeWitt penggubah musik untuk film, seniman, dan bagian dari band Wild Cub. Dia menulis musik untuk film dokumenter pendek pemenang Penghargaan Oscar “Inocente”, telah mengantarkan empat film masuk ke Sundance selama dua tahun terakhir, dan baru-baru ini merilis album yang dipuji-puji kalangan kritikus dengan bandnya Wild Cub. Dia menggunakan Dropbox untuk menyimpan musik dan menjalankan bisnisnya.

Saya menghabiskan banyak waktu di jalan, jadi seringkali saya memulai satu karya musik baru di studio kemudian kami mengadakan tur dan saya akan memerlukan musik itu di laptop saya. Saya mensinkronisasi perpustakaan musik film saya ke Dropbox, sehingga saya bisa mengerjakan file yang sama di mana saja saya berada. ”

Kredit foto: Will Holland

Ryan Hammer, Video Producer

“Sebetulnya saya mulai menggunakan Dropbox untuk membagikan lagu-lagu yang saya buat dan berkolaborasi dengan musisi lainnya. Saya bisa mengundang orang lain membuka folder tempat lagu-lagu saya disimpan, menetapkan izinnya, dan memutuskan siapa saja yang bisa mendengarnya. Dewasa ini, saya menggunakan Dropbox untuk mengirim file-file besar. Meskipun klien kurang begitu paham teknologi, saya bisa mengirimkan tautan bersama kepada mereka. Cukup dengan menyalin dan menempelkannya ke email, lima menit kemudian mereka telah menonton videonya.”

Dropbox Plus Semua yang Anda dapatkan dengan Dropbox Basic, dan:

Ruang yang besar

Dapatkan Ruang 1 TB (1.000 GB) untuk file Anda. Simpan semuanya dengan aman di satu tempat.

Akses offline di perangkat mobile

Tandai file dan folder agar Anda bisa mengaksesnya secara offline, kapan saja dan di mana saja—walau tanpa koneksi internet.

Masa berlaku untuk tautan bersama

Jaga file sensitif Anda agar tetap aman. Pilih berapa lama tautan bersama tersedia.

Batasan berbagi yang lebih tinggi

Lebih banyak orang dapat mengunduh tautan bersama dengan bandwidth berbagi 10x lebih besar.

Penghapusan perangkat jarak jauh

Menghapus data dari perangkat yang hilang atau dicuri. Salinan pasti telah dicadangkan di Dropbox.

Dukungan prioritas

Ada masalah? Dapatkan tanggapan email prioritas dari tim dukungan Dropbox.

Unggahan Kamera

Aplikasi Dropbox mencadangkan foto saat Anda mengambilnya, sehingga kenangan Anda tetap aman.

Amankan file Anda dengan Dropbox Plus

Pilih paket

Pilih paket dan harga di langkah berikut
Atau, coba Dropbox Business gratis selama 30 hari